Setiap orangtua menginginkan perkembangan anak usia dini yang baik sehingga dapat memberikan masa depan yang cerah bagi anak tersebut. Akan tetapi, tidak menyadari bahwa untuk melakukan tersebut dibutuhkan usaha bukan hanya sekadar keinginan saja.

Bukan hanya dengan memberikan materi dan segala hal yang dibutuhkan anak, tapi juga diperlukan kasih sayang dan perhatian. Dengan demikian tumbuh kembang anak menjadi sempurna.

Hal yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Pertumbuhan anak yang optimal dapat terjadi karena perhatian penuh yang diberikan orangtua. Dengan usaha yang sungguh-sungguh hal yang diinginkan dapat tercapai. Selain itu, Anda juga harus pastikan hal-hal berikut tidak terjadi:

1.     Asupan Gizi Tidak Memadai

Asupan gizi anak merupakan hal yang penting, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak yang disebut sebagai periode emas. Gizi yang kurang memadai akan membuat sistem imun anak lemah sehingga rentan terkena penyakit.

Selain itu, juga akan mengganggu pertumbuhan si kecil, baik fisik maupun otaknya. Kurangnya gizi atau pemberian gizi yang buruk akan mengakibatkan cacat fisik juga perkembangan saraf yang tidak terpancang dengan baik. Ini akan mempengaruhi anak seumur hidup.

2.     Pola Asuh yang Buruk

Perkembangan anak usia dini sangat tergantung pada pola asuh orangtua. Hal ini seringnya kurang disadari orangtua. Contoh simpelnya adalah terlalu banyak melarang atau mengizinkan anak melakukan sesuatu.

Jika terlalu diatur anak akan kurang kreatif juga tidak kritis, tapi apabila terlalu mudah mengizinkan akan membuat si kecil semaunya dan kurang punya tanggung jawab. Sebaiknya, orangtua mampu menyeimbangkan antara disiplin, tanggung jawab, dan kebebasan anak dalam melakukan berbagai hal.

3.     Kurangnya Stimulasi

Apabila Anda menganggap anak dapat tumbuh dengan sendirinya dan kecerdasannya dapat bertambah seiring waktu, maka salah besar. Sebab pertumbuhan dan kecerdasan anak harus dikembangkan dengan stimulasi. Biarkan anak menjadi aktif, bermain, dan berkomunikasi.

Kurangi memberikan gadget walaupun benda tersebut memang sangat ampuh membuat anak diam dan anteng. Namun, efek negatifnya juga sangat tinggi. Berikan stimulasi yang lebih bervariasi sehingga membuat anak bisa berkembang dengan lebih baik.

4.     Tidak Teratasinya Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Kebanyakan orangtua memang tidak menyadari bahwa terjadi gangguan pada pertumbuhan anak. Oleh sebab itu, skrining tumbuh kembang diperlukan agar bisa mendeteksi gangguan yang mungkin terjadi.

Semakin dini terdeteksi, maka akan semakin cepat penanganannya. Dalam hal ini, orangtua harus bisa lebih jeli dalam melihat kondisi anak dan menyadari hal-hal yang terlihat tidak sewajarnya. Anda juga bisa meminta bantuan dari dokter anak atau psikolog untuk melakukan skrining.

Beberapa hal yang terkadang tidak disadari ternyata bisa berdampak negatif dan menghambat pertumbuhan anak. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dari orangtua agar perkembangan anak usia dini dapat berjalan dengan baik sehingga si kecil tumbuh dengan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.